4 Langkah Jitu Mengajar Bahasa Inggris Untuk Anak

Diposting pada: 2014-03-19, oleh : MIN 3 Bantul, Kategori: Tanpa Kategori

Bahasa Inggris untuk anak merupakan salah satu hal yang sangat penting dan menjadi fondasi bahasa dikuasai kedepannya. Tidak heran, orang tua saat ini sangat berambisi untuk memberikan pendidikan bahasa Inggris kepada anak untuk diharapkan mampu cas cis cus dalam berbahasa Inggris.

Bagi Anda yang ingin memberikan pengajaran bahasa Inggris untuk anak. Kami merekomendasikan 4 langkah jitu di bawah ini dalam rangka mendapatkan kesuksesan. Jangan khawatir, karena langkah ini juga dapat digunakan baik untuk Guru bahasa Inggris, orang tua, ataupun seorang kakak. Oke, segera kita simak dan praktikkan langkah-langkahnya satu demi satu.

Mempersiapkan materi bahasa Inggris untuk anak

Hari ini, apa yang akan Anda ajarkan kepada anak? Apakah pronoun, tenses, dasar-dasar speaking, atau hanya sebatas kosakata? Berdasarkan penetapan tujuan, maka silakan Anda buat materi untuk mencapai kemampuan yang telah ditetapkan sejak awal. Sebaiknya, berikan jurus kamuflase materi agar anak mampu mencapai tujuan, namun ia tidak merasa belajar bahasa Inggris. Juga, berikan materi dengan kapasitas yang sedikit kemudian berfokuslah.

Sebagai contoh, kami akan mengajarkan seorang anak untuk menguasai materi pronoun. Kami membuat sebuah kamuflase materi dengan menciptakan lagu yang terdapat unsur pronoun. Anak diminta untuk mendengarkan lagu tersebut, kemudian mengerti maksudnya, dan sedikit demi sedikit menghafal pronoun melalui lagu.

Cara itu akan lebih baik daripada kita datang ke kelas dengan mengatakan bahwa hari ini belajar pronoun, kemudian memberikan catatan kepada anak. Tentu saja, anak akan bosan dan bahkan tidak mengerti apa itu pronoun ketika guru menjelaskan dengan sungguh-sungguh.

Pemilihan metode belajar bahasa Inggris untuk anak

Setelah mempersiapkan materi, Anda juga harus mempersiapkan metode bahasa Inggris untuk anak. Kami mempunyai beberapa artikel tentang metode bahasa Inggris yaitu metode silent way dan audio lingual method. Kalau Anda tertarik, maka cobalah salah satu dari kedua metode tersebut.

Mempersiapkan materi dan garis besar haluan mengajar saja tidak cukup. Anda disarankan untuk mencocokkan dengan prinsip sebuah metode. Materi Anda kira-kira cocok diterapkan menggunakan metode apa? Pertanyakan hal itu kepada diri Anda sendiri, dan mulailah menggunakan teknik serta metode yang paling klop dengan materi yang dipersiapkan.

Sebagai contoh, kami telah mencocokkan prinsip materi pronoun di atas dengan audio lingual method. Jadi, secara detail kami menggunakan prinsip yang ada pada audio lingual method. Tetapi karena teknik percakapan layaknya audio lingual method dirasa membosankan, kami beralih menggunakan lagu bahasa Inggris.

Membangun keterikatan atau engagement saat mengajar

Pernah Anda melihat seorang guru bak frustrasi mengajar bahasa Inggris untuk anak? ia bingung karena anak-anaknya ribut, tidak memperhatikan, dan kelasnya menjadi kacau. Di bawah ini ada beberapa tahapan membangun keterikatan emosional kepada anak.  

Tahap pertama, buat diri Anda menjadi seorang guru yang ceria dan lembut. Anak akan merasa mendapatkan kasih sayang jika Anda berperilaku demikian. Pada hari pertama mengajar, mungkin Anda tidak akan menemukan kesulitan karena anak cenderung penurut. Tetapi pada hari-hari selanjutnya, mulai tampak bagaimana sifat setiap anak.

Tahap yang kedua, pelajari sifat anak dan ketahui bagaimana menaklukkannya. Sebagai contoh, jika seorang anak agak cengeng, maka buatlah ia menjauh dari teman-temannya yang lumayan nakal. Juga, jangan berikan ia kata-kata yang cukup keras karena bisa menganggu psikologisnya.

Tahap ketiga, jangan berbuat kasar kepada anak. kalau Anda kasar pada anak, maka mereka tidak akan menyukai Anda. Jadilah guru yang tegas, bicara dengan lembut namun anak memahami bahwa Anda sedang marah.

Secara umum, kuncinya dalam mengajar seorang anak haruslah sabar. Tanpa kesabaran, Anda hanya menjadi seorang guru yang pemarah dan pada akhirnya dibenci oleh anak.

Evaluasi pembelajaran

Setelah mengajar dan membangun keterikatan kepada anak, kini giliran Anda melakukan evaluasi. Tanyakan kepada mereka apa yang sudah dipelajari dan uji kembali pengetahuan mereka. tutup kelas Anda dengan sangat baik serta pastikan anak mendapatkan poin pengajaran hari ini.


Berita Lainnya



Tinggalkan Komentar


Nama *
Email * Tidak akan diterbitkan
Komentar *
security image
 Masukkan kode diatas
 

Ada 0 komentar untuk berita ini